Sorong, Petarung.org- Kekhawatiran terhadap kabut asap yang semakin pekat di sejumlah wilayah Papua Barat Daya menjadi perhatian serius, terutama berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Di tengah kondisi lingkungan yang mengkhawatirkan, aktivitas rekreasi atau healing, perjalanan wisata, fotografi jurnalistik, videografi, hingga pembuatan konten digital masih menjadi bagian dari kegiatan Masyarakat namun ditengah ancaman Kesehatan

“Fenomena ini menimbulkan pertanyaan penting mengenai sejauh mana masyarakat menyadari bahaya paparan asap terhadap kesehatan tubuh manusia,” ujar Kordinator Papuanphoto, Papua Barat Daya, Jansen.N.C.G Segeit. Minggu, (11/10/2026).

Ia menambahkan, kabut asap yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan serta kondisi kemarau, berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, terutama penyakit saluran pernapasan, iritasi mata, batuk, sesak napas, hingga memperburuk kondisi penderita asma dan penyakit paru-paru.

Namun, di tengah ancaman tersebut, kegiatan promosi pariwisata di Papua Barat Daya masih terus dilakukan oleh sejumlah pelaku fotografi, videografi, jurnalis, dan konten kreator yang memperkenalkan keindahan alam Papua kepada masyarakat lokal, nasional, bahkan internasional.

“Healing menjadi prioritas, namun kesehatan jangan diabaikan apalagi aktivitas wisata dan rekreasi pada dasarnya merupakan kegiatan positif yang dapat mendukung kesehatan mental sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. tetapi, ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap, keselamatan manusia harus ditempatkan sebagai prioritas utama,” ujarnya.

Ia mengatakan, masyarakat perlu memahami bahwa menikmati keindahan alam tidak boleh mengorbankan kesehatan diri sendiri maupun orang lain. Penggunaan masker yang sesuai, pembatasan aktivitas luar ruangan ketika kualitas udara tidak sehat, serta pemantauan informasi resmi mengenai kondisi lingkungan menjadi langkah penting dalam menghadapi ancaman kabut asap.

Fotografi, Videografi dan Konten Kreator Diharapkan Ikut Mengedukasi Masyarakat, Para fotografer jurnalistik, videografer, dan konten kreator memiliki peran penting dalam memperkenalkan potensi wisata Papua Barat Daya. Namun, peran tersebut sebaiknya tidak hanya berfokus pada keindahan destinasi wisata dan peningkatan jumlah pengunjung.

“Di tengah ancaman kabut asap, para pelaku industri kreatif juga diharapkan mampu menghadirkan konten edukatif mengenai kesehatan, pelestarian hutan, perlindungan lingkungan, dan keselamatan wisatawan,” ujarnya.

Papua Barat Daya bukan hanya membutuhkan promosi wisata yang menarik, tetapi juga lingkungan yang sehat, udara yang bersih, serta masyarakat yang terlindungi. Selamatkan Hutan Papua, Jaga Kesehatan Manusia, dan Utamakan Keselamatan di Atas Kepentingan Wisata. (CR1)