Sorong, Petarung.org- Masyarakat adat Suku Moi, dari marga Klagilit Maburu/Mawera, melakukan aksi pemalangan terhadap Pabrik Sawit PT. Inti Kebun Sejahtera (IKSJ) yang berlokasi di Kampung Klasof, Distrik Moisegen, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Aksi pemalangan tersebut merupakan bentuk protes keras masyarakat adat, atas penggusuran makam leluhur marga Klagilit yang dilakukan oleh pihak PT. IKSJ pada bulan Agustus 2026 lalu.

“Selain melakukan penggusuran, perusahaan IKSJ juga diketahui telah menanam sekitar 18 pohon kelapa sawit, di sekitar area makam leluhur tersebut,” tulis Ambrosius Klagilit, melalui pesan singkat via Whatsapp yang diterima oleh Petarung.org. Selasa, 13 Oktober 2026.

Ia menambahkan, Bagi masyarakat adat Suku Moi, makam leluhur memiliki kedudukan yang sangat vital karena bukan sekadar lokasi pemakaman, melainkan simbol sejarah asal-usul, hubungan antargenerasi, serta identitas masyarakat adat yang wajib dihormati dan dilindungi.

Melalui aksi pemalangan ini, selanjutnya marga Klagilit Menunut dan Mendesak PT. IKSJ untuk segera memenuhi tiga tuntutan mereka.

Pertama, marga Klagilit menuntut dan mendesak PT. IKSJ untuk segera menghentikan seluruh bentuk aktivitas PT. IKSJ di wilayah adat Suku Moi marga Klagilit. Kedua, segera mencabut semua pohon kelapa sawit yang telah ditanam tanpa izin dan persetujuan di wilayah adat marga Klagilit dan Ketiga, segera mengganti seluruh kerugian yang dialami oleh marga Klagilit.

“Kami menunut dan mendesak PT. IKSJ untuk segera Hentikan semua aktivitas, segera mencabut semua pohon kelapa sawit yang di tanam tanpa izin dan persetujuan di wilayah adat marga Klagilit dan segera mengganti kerugian yang dialami marga Klagilit, demikian info untuk di ketahui,” ujarnya. (CR1)