Kami dari “Solidaritas Rakyat Papua Pro Demokrasi Se-Sorong Raya”, dengan tegas menyampaikan bahwa salah satu dari ke-4 Tahanan Politik Papua Barat (NFRPB) yang saat ini sedang ditahan di Polresta Sorong Kota, yaitu Bapak “Maksi Sangkek,” saat ini dalam kondisi sakit berat dan sangat membutuhkan pertolongan atau penanganan medis segera melalui pengobatan adat maupun tradisional sesuai dengan budaya dan kebutuhan kesehatannya.
Rencana untuk memberangkatkan Bapak Maksi Sangkek beserta ke 3 Tapol NFRPB lainya pada besok hari ke Makassar guna disidangkan pada tanggal 27 Agustus mendatang adalah tindakan yang sangat berbahaya dan tidak manusiawi. Dalam kondisi sakit yang ia alami, pemindahan jarak jauh dengan transportasi udara akan memperparah penyakitnya, bahkan berpotensi mengancam keselamatan jiwanya.
“Oleh karena itu, kami menegaskan sekali lagi, bahwa rencana pemberangkatan atau pemindaha ini harus segera dibatalkan! Demi keselamatan Bapak Maksi Sangkek. Dan Prioritas yang paling mendesak saat ini adalah menyelamatkan nyawa Bapak Maksi Sangkek,” ujar Apei Tarami dalam siaran pers untuk desakan mendesak yang diterima oleh media ini, senin, (25/8/2025).
Ia menambahkan, dengan memberikan akses penuh kepada keluarga serta tabib adat atau tenaga pengobatan tradisional Papua untuk segera merawatnya. Menghalangi hal ini sama saja dengan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia, khususnya hak atas kesehatan dan hak untuk hidup.
“Negara dan aparat penegak hukum wajib bertanggung jawab untuk menjamin kondisi kesehatan tahanan, bukan justru mengabaikannya demi kepentingan politik dan rekayasa hukum. Pemaksaan pemberangkatan Bapak Maksi Sangkek dalam kondisi sakit adalah bentuk nyata dari kezaliman, pembiaran, dan kriminalisasi terhadap rakyat Papua Barat.” Ujarnya.
Dengan ini, kami menuntut:
- Pemerintah Negara Republik Indonesia, melalui Forkopimda atau Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Sorong, untuk segera hentikan rencana pemindahan Bapak Maksi Sangkek dan ke 3 Tapol lainnya ke Makassar.
- Segera berikan akses penuh untuk pengobatan adat/tradisional maupun medis yang layak kepada Bapak Maksi Sangkek.
- Hentikan seluruh praktik kriminalisasi dan perlakuan tidak manusiawi terhadap 4 Tapol NFRPB.
- Nyawa Bapak Maksi Sangkek harus diselamatkan sekarang juga, bukan dikorbankan untuk agenda politik!
Demikian situasi urgent yang dapat kami sampaikan untuk diketahui bersama. (CR1)




