Sorong, Petarung.org- Anike Fatie korban dugaan penembakan Kamis (13/8/2026) sore di muara Kamundan, Distik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, sudah diperbolehkan pulang dari pihak rumah sakit setelah jalani perawatan selama kurang lebih 11 hari.  

Mereka adalah korban dari insiden penembakan ini, tiga warga sipil dilaporkan terkena tembakan dan mengalami luka serius. Ketiga korban tersebut masing-masing (1) Silvester Asem, (2) Anike Fatie, dan (3) Selviana Sory. Insiden dilaporkan terjadi sekitar pukul 17:20 WIT mereka ada di sekitar kebun di kawasan muara kali Kamundan, kampung Aynot.

Luka yang dialami ketiga korban masing-masing, Silvester Asem (mengalami luka tembak pada bagian betis) Anike Fatie (mengalami luka tembak pada bahu hingga bagian telinga kanan) dan Selviana Sory (mengalami luka tembak pada paha kanan luar hingga tembus paha dalam).

Selama perawatan di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong, kondisi ketiga korban sudah ditangani semaksimal mungkin. Selama menjalani perawatan di Rumaha Sakit Pratama Sunere, Kabupaten Maybrat dan dirujuk ke RSUD Sele Be Solu di Kota Sorong (14/8/2026).

Sejak dirawat di RSUD Sele be solu di Kota Sorong, ketiga korban dirawat dan Jalani operasi dengan baik, mama Selviana Sory sempat jalani operasi sebanyak dua kali, sementara mama Anike Fatie korban penembakan di baku kanan tembus teling bagian kanan juga dapat penanganan serius yang sama.

Dari pantauan Petarung.org kondisi ketiga korban mulai membaik dan satu diantaranya (Anike Fatie) sudah diperbolehkan pulang dari RSUD Sele Be Solu oleh para dokter.

“Mama Anike Fatie sudah diperbolehkan pulang kemarin. Selasa, (25/8/2026) sementara yang masi jalani perawatan adalah korban atas nama Silvester Asem dan Selviana Sory yang sementara menunggu pantauan dokter.

“Mama Anike hari ini sudah boleh pulang, kalo Mama Selviana Sory luka tembus paha kiri luar hingga paha bagian dalam kemarin baru jalani operasi kali kedua dan kondisi ini sementara masi dalam pantauan dokter, kalo sudah membaik beberapa hari ke depan mereka juga akan pulang,” ujar Lambertini, keluarga korban yang menjaga ketiga korban.

Sampai informasi ini diturunkan Silvester Asem dan mama Selviana Sory masi dirawat di rumah sakit dan korban 11 hari terakhir dijaga ketat oleh keluarga korban dan didamping oleh para kualisi penasehat hukum dari ketiga korban penembakan serta mahasiswa dan Fron Rakyat Doberai Tolak PSN dan Anti Militersime yang setia menjaga selama dirawat di rumah sakit.  (CR1)