Sorong, Petarung.org- Sosok Tunggal Perempuan dalam panggung proses seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya (PBD) yang diikuti oleh 10 kandidat, muncul satu nama yang menarik perhatian publik yaitu Dr. Sellvyana Sangkek, S.E., M.Si.

Di antara semua calon pimpinan birokrasi tersebut, ia berdiri sendiri sebagai satu-satunya perempuan yang melangkah maju dalam perebutan posisi tertinggi di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat Daya.

Saat ini, Dr. Sellvyana dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas UMKM sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Daya.

Kehadirannya dalam bursa calon Sekda ini dipandang oleh banyak pihak sebagai bukti nyata, kesiapan perempuan Papua Barat Daya dalam mengambil peran kepemimpinan strategis di tingkat provinsi.

Sosok perempuan cerdas dan berani ini, Lahir di Kambufatem, Kabupaten Maybrat, pada 9 Oktober 1974, Dr. Sellvyana menata langkah kepemimpinannya melalui fondasi akademik yang kokoh di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia antara lain;

  1. Sarjana Ekonomi (S.E.), Universitas Cenderawasih (Uncen), Jayapura.
  2. Magister Sains (M.Si.), Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta dan
  3. Doktor (Dr.), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung.

Semua ini menjadi Akar Pendidikan dan Keahlian Ekonomi Pembangunan bagi sosok yang saat ini menjabat sebagi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Daya.

Fokus keahlian akademiknya terarah pada bidang Ekonomi Pembangunan, Pembangunan Daerah, serta Pengelolaan Keuangan Negara dan Daerah, sebuah disiplin ilmu yang sangat krusial dalam menopang roda pemerintahan dan perencanaan pembangunan daerah.

Belum lagi pengalaman Pengabdian Dua Dekade di Dunia Birokrasi menjadi rekam jejak yang pantas ia embankan jika berkenan diberi kesempatan sebagai Sekda Provinsi Papua Barat Daya.

Kepemimpinan Dr. Sellvyana dibangun melalui pengalaman kerja lebih dari dua decade (20 tahun) di birokrasi pemerintahan daerah. Perjalanan kariernya dimulai pada tahun 2006 di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Papua Barat. Sejak saat itu, ia terus menapaki jenjang tanggung jawab di berbagai posisi strategis, antara lain;

  1. Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada BPKAD.
  2. Sekretaris BPMP2T.
  3. Sekretaris Balitbang.
  4. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Maybrat periode 2021–2023.
  5. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) Provinsi Papua Barat Daya pada tahun 2024.
  6. Kepala Dinas UMKM & Plt Kepala Dinas Perindag Provinsi Papua Barat Daya.

Atas kedisiplinan, prestasi, dan loyalitas kerjanya, Dr. Sellvyana juga pernah menerima penghargaan resmi dari Pemerintah Kabupaten Maybrat pada peringatan Hari KORPRI tahun 2020.

Meski persaingan ketat dalam seleksi jabatan Sekda bersama calon lain yang tidak mudah, namun rekam jejak panjang dan konsisten di bidang keuangan daerah, perencanaan pembangunan, serta pengabdian masyarakat menjadi modal berharga bagi Dr. Sellvyana.

Inspirasi kepemimpinan, pembuktian dan rekam jejak dari perjalanan sosok birokrat ini, menjadi bukti nyata integritas dan dedikasi perempuan Papua dalam mengabdi bagi kemajuan daerahnya.

Yakin usaha sampai, semoga perjuangan ini, harus diapresiasi karena ia mampu menjadi inspirasi bagi perempuan Papua, khususnya perempuan di lingkungan Provinsi Papua Barat Daya. (RN/CR1)