Maybrat, Petarung.org- Pendiri Komunitas Peduli Tata Ruang Kabupaten Maybrat, Imanuel Tahrin, mengapresiasi tindakan konkret yang dilakukan oleh pemuda dan Kepala Distrik Ayamaru Tengah dalam membersihkan lokasi sampah di sekitar Danau Ayamaru. Lokasi tersebut merupakan salah satu tempat pembuangan sampah terbesar oleh masyarakat di Distrik Ayamaru Tengah.

“Namun, masih banyak tempat lain yang belum dibersihkan, seperti di pinggiran danau Ayamaru. Ini menjadi kesadaran bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” kata Imanuel.

Tindakan yang dilakukan oleh pemuda dan Kepala Distrik Ayamaru Tengah ini diharapkan dapat menjadi gerakan yang diikuti oleh masyarakat di distrik lainnya, seperti Distrik Ayamaru, Ayamaru Jaya, Distrik Ayamaru Timur, Distrik Ayamaru Utara, Distrik Aitinyo Raya, dan Distrik Aitinyo Utara.

Berdasarkan observasi komunitas, terdapat 25 titik lokasi sampah di pinggiran danau yang perlu dibersihkan. Jika danau bersih, maka masyarakat juga akan sehat. “Ikan tidak akan makan sampah, dan kita tidak akan mengonsumsi ikan yang terkontaminasi sampah,” tambah Imanuel.

Danau Ayamaru yang tercemar tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada masyarakat yang bergantung pada danau untuk mata pencaharian mereka. “Budaya masyarakat suku Ayamaru juga akan hilang jika Danau Ayamaru terus tercemar,” ujarnya.

Oleh karena itu, seluruh masyarakat Maybrat diharapkan dapat bersama-sama menyelamatkan Danau Ayamaru dari sampah. Jika tidak, keindahan danau Ayamaru hanya dapat dilihat dari gambar. (CR2)