Sorong, Petarung.org- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah, merupakan program andalan dari pemerintah pusat yang bertujuan untuk menyediakan makanan sehat dan bergizi kepada kelompok yang membutuhkan, dengan fokus pada anak-anak atau kelompok rentan lainnya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pertama kalinya, dilaksanakan untuk siswa di SMP Negeri 6 Kota Sorong Senin, (29/9/2025) Program ini dilaksanakan di beberapa sekolah di Kota Sorong yang disediakan oleh Dapur Sehat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Sorong.
Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang optimal bagi anak-anak sekolah. Selain meningkatkan kualitas gizi, program ini juga bertujuan untuk memberdayakan ekonomi lokal dengan melibatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Pantauan media ini di SMP Negeri 6 Kota Sorong, kegiatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, dilingkungan sekolah baik guru maupun siswa yang dengan resmi memulai distribusi makanan bergizi gratis.
Dari pantauan kami di lingkungan sekolah, orang tua siswa yang menunggu anak-anak mereka pulang harusnya tepat di jam 11:40 WIT harus molor sedikit karena anak-anak perdana terima program makan bergizi gratis dan dalam kesempatan tersebut salah satu orang tua siswa SMP Negeri 6 kelas 7 Bapak Robi dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini.
Terima kasih untuk pemerintah Kota Sorong yang sudah realisasikan program Nasional, dengan adanya program ini diharapkan lebih banyak anak-anak yang dapat menikmati manfaat dari makanan bergizi yang disediakan, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan di Kota Sorong. Kami orang tua kawatir hanya soal keracunan bahan makanan pada program MBG Seperti pemberitaan-pemberitaan di wilayah lain di indonesia dan di Papua lainnya sehingga hal itu membuat kami agak was-was.
“Untuk minimalisir kecemasan itu pihak wali kelas sudah kordinasi dan tanya kami, lewat grupgrup WA orang tua murit, dan mereka juga sudah sampaikan agar anak-anak hanya membawa air minum dari rumah dan wali kelas juga sudah menanyakan jenis makan yang anak-anak alergi ke orang tua murit. Sehingga informasi ini mereka bisa sesuaikan dengan menu MBG yang ada untuk minimalisir hal hal yang kita tidak inginkan dan kita harap semua berjalan dengan baik,” ujar Bapak Robi yang sedang menunggu anaknya yang duduk di kelas 7c (CR1)




