Sorong, Petarung.org- Sebelumnya masyarakat Kota Sorong mengetahui Almarhum Gusti Sagrim telah menghembuskan Nafas Terakhir di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Jalan Abdul Muis Jakarta, akibat serangan jantung. Rabu, (24/9/2025) dan jenasah dijadwalkan tiba hari ini, Jumat (26/9/2025) di Bandara DEO Kota Sorong.
Pantauan media ini, isak tangis keluarga almarhum dan antero masyarakat Kota Sorong pecah saat melihat jenazah dikeluarkan dari Cargo untuk diangkut di mobil saat tiba di bandara DEO Sorong sekitar Pukul 06.40 WIT.
Mendung duka mendadak terlihat, saat penjemputan ribuan masyarakat yang turun ke jalan-jalan utama, baik orang tua, pemuda dan perempuan serta anak-anak terlihat berlinang air mata. Baik keluarga, kerabat, atlet sepak bola, politisi hingga berbagai lapisan masyarakat berlinang air mata saat peti jenasah melintas di jalan utama.
Nampak ada yang menangis di atas peti, di atas motor, di dalam mobil dan di sepanjang jalan utama Kota Sorong. Dari arah bandara DEO menuju Stadion Bawela Kampung Baru untuk dilakukan penghormatan dan salam perpisahan untuk sosok pemuda sebagai embrio lahirnya kebangkitan olahraga (sepaka bola) di Kota Sorong dan kemudian menuju rumah duka di kawasan kompleks HBM Kota Sorong.
Mantan anggota DPRD Kota Sorong dua periode dari partai Nasdem ini, aktif memajukan generasi muda di Kota Sorong lewat olahraga dan Sosok pemuda inspirasi yang aktif juga di bidang sosial ini yang membuat masyarakat merasa kehilangan termasuk warga Klademak dan Kofkerbu.

Seperti yang disampaikan oleh warga di kelurahan klademak di 2 RT di kompleks Mapura dan 2 RT di kompleks KAMNAS dan Rawex kelurahan Kofkerbu yang sudah menunggu iringan jenasah almahrum sejak jam 07:00 WIT sempai dengan Jam 09:20 WIT di depan Ramayana Mall Sorong dengan berbagai bunga saat iringan jenasah dari arah Lapangan Bewela menuju HBM mereka akan menahan iringan jenasah sejenak untuk memberikan bunga mereka sebagai bentuk cinta dan rasa kehilangan.
Ketua RT 01 Kompleks Mapura, Alfius Jitmau sampaikan ia dan warga rasa kehilangaan saat mendengar kabar duka ini, kami masyarakat kecil datang dari Maybrat hidup di kota (gunug Mapura) dan tidak perna ada perhatian pemerintah untuk akses jalan sampai ke lingkungan kami.
“Periode pertama Almarhum Gusti Sagrim menjabat DPRD Kota Sorong kami warga rasa dibantu dengan adanya pembangunan jalan cor sampai ke lingkungan kami dan hal ini yang membuat kami sangat kehilangan,” ujar Alfius.
Hal senada juga disampaikan oleh Gustap Kareth, pemuda kompleks KAMNAS yang merasa kehilangan yang mendalam karena sosok almarhum sangat baik dengan warga di lingkungan. Terutama untuk adik adik perempuan yang biasa ikut turmanem basket di kota sorong, kami tim Basket Putri Kamnas sangat kehilangan. Terlepas dari olah raga beliau membantu warga di lingkungan Kamnas juga dengan kegiatan sosial seperti pemasangat air bersih di kompleks dan kebaikan ini yang membuat semua warga hari ini sedih.
“hari ini kaka bisa lihat sendiri di depan jalan utama depan Ramayana Mall Sorong, mama mama, pemuda, anak-anak menangis dan menahan jenasah sejenak untuk menaruh bunga dan sampaikan salam perpisahan mereka yang terakhir, karena kami kehilangan orang baik yang selalu ada dan dekat dengan pemuda,” ujarnya.





