Sorong, Petarung.org- Maria Jitmau, S.Kom Anggota DPRP Papua Barat Daya, Jalur Pengangkatan (Otsus) Dapil Maybrat bersama Yayasan Petarung Gelar Sosilisasi Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia OAP. Sosilisasi yang menghadirkan tiga narasumber utama anatara lain; Agustinus Kambuaya S.IP., S.H. (Anggota DPD-RI Dapil Provinsi Papua Barat Daya), Dr. Mohamad Gosali Tafalas S.E., M.Si. dan Maria Jitmau, S.Kom. (Anggota DPRP Jalur Pengangkatan Otsus Dapil Maybrat) hadir sebagai pembicara dalam kegiatan yang di gelar di Hotel Luxio Kota Sorong pada Kamis, (11/12/2025).
“Peningkatan kapasitas mahasiswa, peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia, khususnya Mahasiswa dan pelajar Maybrat di Sorong memang menjadi sesuatu tantangan yang harus dipersipakan oleh generasi sekarang,” ujar Maria.
Ia menambahkan, Dengan melihat kondisi ikatan mahasiswa Maybrat di Sorong banyak fakum, sehingga untuk kegiatan yang sumber dari dana Hibah Provinsi Papua Barat Daya Tahun Anggaran 2025, berjalan lancar dan tepat Sasaran. Kami mempercayakan pihak ketiga (Yayasan Petarung) untuk menggelar sosialisasi dan menyalurkan bantuan studi untuk menunjang peningkatan kualitas pendidikan dan kapasitas sumber daya manusia.
“Kegiatan sosialisasi yang sekaligus dirangkai dengan pemberian bantuan tunai, untuk biaya studi bagi 90 mahasiswa dan pelajar Maybrat di Kota Sorong. Kami kerja sama dengan pihak ketiga yang selama ini aktif untuk kegiatan sosial di Kabupaten Maybrat sebagai patner kami untuk penyaluran bantuan” ujarnya.
Ia menambahkan, alasan pelibatan Yayasan Peduli Tata Ruang (Petarung). Menurutnya, hal ini untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Bantuan ini kami berikan kepada pihak Yayasan mengingat mereka aktif lakukan kegiatan dan aksi sosial di Kabupaten Maybrat.

“Ikatan mahasiswa Maybrat di kota ini sudah ada tetapi vakum, Jadi bantuan ini kami berikan kepada pihak ketiga yang selama ini aktif di Maybrat untuk menyalurkan sebagai bentuk penghrgaan dan kerja sama, dan ke depan kita dorong agar organisasi kemahasiswaan Maybrat di Sorong perlu diakaktifkan,” ujar Maria.
Sementara itu, mewakili Pihak Yayasan Petarung, Yohosua Tahrin mengatakan total penerima bantuan studi yang mereka salurkan sebanyak 90 orang. Dengan rincian mahasiswa/mahasiswi sebanyak 87 orang, pelajar SMU 2 orang dan pelajar SMP 1 orang.
“Setiap penerima mendapatkan bantuan tunai pendidikan sebesar Rp 1.200.000 (Satu Juta Dua Ratus Ribu Rupiah), bantuan ini bertujuan untuk mendorong motivasi belajar, meringankan beban biaya pendidikan, serta mendukung terbentuknya generasi muda Maybrat yang unggul dan berdaya saing,” ujar Yohosua. (CR1)




